Senin, Januari 15, 2007

Komputerku sekarang sudah Linux!!

Akhir Desember 2006 lalu ada PC baru dengan spek lumayan, AthlonX2 (dual core) dengan memory 1GB. Setelah dipikir-pikir, kayanya inilah saat yang tepat untuk mencoba Linux di desktop, sekalian juga gampang mengelola Linux server yang ada.

Kebetulan sebelumnya sudah download DVD Fedora Core 6 (FC6), yang 32 bit dan 64 bit. Tapi entah mengapa, FC6 yang versi 64 bit gagal diinstal, terpaksa deh memakai FC6 versi 32bit saja.

Pemindahan tahap pertama adalah memastikan aplikasi browsing dan emailnya cocok. Saya sudah lama memakai Thunderbird untuk email dan Firefox untuk menjelajah internet. Thunderbird bukanlah aplikasi email standar FC6, sehingga harus diinstal sendiri. Firefox di FC6 sudah ada, tetapi versi yang ada masih 1.5.xx, di cek di repository juga masih sama. Jadilah Thunderbird 1.5.0.9 diinstal, sedangkan untuk Firefox
harus uninstall dulu yang ada bawaan FC6, kemudian instal lagi secara manual Firefox 2.0.

Sebetulnya agak ragu juga dengan pilihan ini. Mengingat pada saat bersamaan koneksi Internet internasional di Taiwan terputus yang mengakibatkan koneksi keluar susah. Head Office tidak bisa dikontak sama sekali. Tapi tidak ada ruginya mencoba.... dan vendor Internet memang Ok, koneksi ke Jepang dan US tidak ada masalah sama sekali. Jadi download dan update repository FC6 berlangsung tanpa hambatan.

Selesai masalah pertama.

Masalah kedua, aplikasi OpenOffice.org bawaan FC6 adalah OOo 2.0.4. Cukup baru, tetapi yang terbaru adalah OOo 2.1. Sama seperti Firefox, OOo bawaan fedora saya buang, saya install lagi OOo 2.1 dari unduhan sendiri.

Selesai masalah ketiga.

Masalah berikutnya, Skype. Skype untuk Linux sudah didownload. Begitu diinstal dan dikonfigurasi, semua data kontak muncul sempurna. Cuma masih ada masalah, mikrofonnya belum dikonfigurasi. Tapi tidak apa-apa, jarang ngobrol pake skype juga, lebih sering chatting doank..

Masalah berikutnya, otentikasi. Gak terlalu wajib, tetapi lebih baik kalau sudah join dengan domain dan DS. Setelah dikonfigurasi, join dengan Fedora Directory Service tidak ada masalah, tapi untuk bergabung
dengan domain Samba keliatannya tidak terlalu memberi banyak dampak, jadi ditunda dulu saja.

Bagaimana akses ke database Server? Walau gak sering, tetapi sampai sekarang masih merangkap sebagai cadangan admin untuk database. Jadi akses ke manajemen database penting juga. Untuk MS SQL server 7 belum dapat aplikasinya, tapi untuk FirebirdSQL Alhamdulillah sudah ada, FlameRobin sepertinya cukup memadai.

FlameRobin 0.7.6 sudah menyediakan sebuah rpm. Oke, karena tidak mau repot, langsung diinstal rpm-nya. Cukup bagus, shortcutnya langsung muncul dibawah menu Development di KDE. Langsung dijalankan dari shortcut-nya... herannya, selalu lenyap lagi tanpa pesan apapun.
Akhirnya saya buka terminal, kemudian dicoba dijalankan dari terminal. baru ketahuan masalahnya. FlameRobin yang di rpm tersebut dikompilasi dengan wxWidget yang berbeda versi dengan yang terinstall di FC6. Aa.. so desuka..
FlameRobin terpaksa di uninstall. Pilihan lainnya adalah kompilasi dari sourcenya. Siapa takut?
setelah di ekstrak, jalankan
configure
make
make install


FlameRobin berjalan tanpa masalah. Setelah registrasi server dan database, Firebird database sudah ada dalam kendali lagi.. :-)

Awal januari 2007 ini agak sedikit akrab dengan orang-orang IT di HO yang menangani Sales Office dan divisi R&D. Mereka menawarkan gabung dengan aplikasi Jabber mereka. Tak apalah, mungkin ada gunanya, lagipula masih dalam satu jaringan yang besar koq. Di Windows mereka menggunakan Pandion, tampilannya lumayan bagus, mirip ama Skype, cuma tidak bisa buat ngobrol, kecuali "ngobrol". Karena ini menggunakan jabber, iseng-iseng nyobain GAIM dengan setingan yang sama.. voila.. berjalan sempurna! Tidak ada masalah komunikasi sekarang...

Berikutnya apalagi?
- Instalasi Netbeans
- Seting Java development dan PHP development (Apache, JBOSS, Tomcat)

Tidak ada komentar: