Kamis, November 22, 2007

Saatnya Feeder Busway Dari Cibubur, Bekasi dan Tangerang via Tol

Ini tulisan kedua saya mengenai transportasi, karena sudah tidak tahan lagi melihat dan akhir-akhir ini ikut mengalami kemacetan yang menggila. Selama ini saya sudah biasa melihat orang lain kena macet, berhubung tinggal di Jakarta dan bekerja di luar Jakarta, Alhamdulillah saya jarang sekali mengalami macet, kecuali kalau ada kecelakaan di tol Cikampek. Tapi akhir-akhir ini, jalanan di Jakarta macet lebih panjang dan lamaaaa.... sehingga waktu pulang kerja pun lewat jam 8 malam masih saja ada kemacetan, seperti tadi malam. Selidik punya selidik, ternyata jalur ke arah selatan Jakarta macet lebih lama karena pembangunan busway di Pondok Indah, yang membuat orang mengalihkan perjalanan ke jalur lain, sehingga jalur yang biasanya relatif lancar jadi ikutan macet juga.

Fakta sekarang Busway hanya menangani penumpang Jakarta saja, sehingga penumpang dari luar Jakarta seperti dari Cibubur, Bekasi, dan Tangerang masih harus menggunakan kendaraan sendiri, naik angkutan umum, atau mencari titik busway terdekat dari tempat tinggal mereka, yang sekarang ini ada di Ragunan, Kampung Rambutan, Pulogadung, Kalideres.

Kondisi seperti ini tidak akan membuat orang-orang dari daerah penyangga Jakarta serta merta beralih naik bus TransJakarta, karena usaha dan perjalanan yang diperlukan dari rumah ke tempat kerja dan sebaliknya baru ditangani separuhnya oleh busway. Kalau saja busway bisa menangani sampai 75%-80% perjalanan para kommuter ini, maka busway akan segera jadi prioritas, karena secara ekonomi, secara mental psikologis, dan waktu busway akan lebih baik daripada menggunakan kendaraan sendiri.

Menimbang keadaan diatas, maka Feeder busway yang sudah direncanakan oleh pemda DKI sudah saatnya segera diimplementasikan dengan lebih serius. Lebih serius disini karena bercermin dari implementasi pertama dulu, tidak ada kejelasan dan koordinasi yang baik antara Transjakarta dengan pihak Feeder. Kemudian mekanisme transfer juga tidak jalan.

Metodenya? Bus Feeder busway mempunyai desain yang sama dengan bus TranJakarta, sehingga tidak ada kesulitan menggunakan halte transJakarta. Bus Feeder ini baik di tempat asalnya di daerah penyangga Jakarta maupun di Jakarta hanya menggunakan halte standar TransJakarta. Dengan metode seperti ini, tidak akan ada lagi masalah tiket, sehingga warga Bekasi dari Bekasi cukup bayar sekali langsung bisa nyambung ke halte busway manapun di Jakarta.

Lokasi asalnya?
  • Bekasi Barat
  • Bekasi Timur
  • Pondok Gede
  • Karawaci
  • BSD
  • Bintaro
  • Cibubur
Lokasi penerima di Jakarta:
  • Grogol/Tomang
  • Sudirman
  • S. Parman (kalau sudah beroperasi)
  • Cawang
  • Ragunan
Saat ini, daerah-daerah diatas yang jadi sumber kendaraan yang memenuhi Jakarta, sampai benar-benar penuh... #3@$%

Secara sarana, beberapa perumahan besar seperti Lippo Karawaci, BSD, Bintaro, Kemang (Bekasi Barat) sudah menyediakan bus Feeder. Cuma untuk solusi menyeluruh, pemda DKI dan pemda sekitarnya tidak bisa hanya mengandalkan bus dari Perumahan, jadi harus ada bus non-perumahan juga yang melayani rute non-perumahan. Selain masalah bus, cuma perlu Halte khusus di titik asal tersebut, yang jumlahnya tidak perlu banyak, cukup 2 atau 3 saja per daerah.

Kenapa perlu sekarang?
1. Karena sarananya sudah lebih 60% tersedia, sementara tingkat kebutuhannya sudah mencapai > 100%, maka layak dilakukan, segera!!
2. Harga Minyak Bumi kemaren (21 November 2007) sudah > 99 USD per barrel. Saatnya lebih serius menekan penggunaan BBM dan menghilangkan pemborosan.
3. Jika lebih lama lagi akan banyak warga Jabodetabek yang depresi. Ada yang depresi karena tiap hari mengalami kemacetan, ada yang depresi karena akibat jalanan semuanya macet, harga barang melonjak gak kira-kira.

Masalahnya? Respon dan cara kerja birokrat terlalu lambat sehingga akhirnya sering "timeout". Foke perlu tim yang bisa bergerak cepat mengantisipasi masalah di kota metropolitan ini. Janji Foke untuk menyederhanakan/mereformasi birokrasi di DKI sudah ditunggu!!
TR
Ayo, bang Kumis!

Tidak ada komentar: