Selasa, Januari 22, 2008

Memilih Prosesor, Sesuaikan Dengan Kebutuhan

Betapa seringnya pertanyaan: "Saya mau beli PC, bagusnya pakai prosesor apa? Intel atau AMD?". Atau "Kata teman saya lebih bagus prosesor X dibanding prosesor Y, jadi beli prosesor Y saja".

Pertanyaan dan jawaban seperti ini bisa menyesatkan, apalagi kalau dibumbui promosi suatu merek.

Pada dasarnya dengan semakin stabilnya hampir semua teknologi komponen PC, maka apapun pilihan tipe dan merek PC / komponen PC, hampir semua merek layak untuk digunakan. Parameter pembandingnya tinggal fitur secara rinci yang ingin anda dapatkan, garansi, dan seberapa anda mau membayar semua itu. Ada rupa ada harga. Kecuali alokasi anggaran anda untuk PC tak terbatas, sesuaikanlah apa yang anda bayar dengan apa yang anda bener-benar perlukan.

Tidak hanya prosesor, fitur multimedia, Operating System (OS), dan media penyimpan data harus dipilih berdasarkan kebutuhan. Berikut gambaran kebutuhan PC untuk beberapa kelompok pemakai:
  • Pemakai Perusahaan - Standar
Perusahaan yang hanya membutuhkan fitur PC standar, cukup dengan PC berbasis prosesor menengah ke bawah, sudah cukup untuk keperluan sehari-hari aplikasi perkantoran seperti pengolah kata, olah lembar kerja, olah grafis sederhana, dan presentasi (PC tipe Standar).
  • Pemakai Perusahaan - Grafis
Perusahaan di bidang grafis membutuhkan PC berkemampuan olah grafis yang bagus. Untuk itu diperlukan kartu VGA diatas standar, kalau perlu tipe high-end. Kemampuan prosesor juga dituntut lebih baik karena untuk menghasilkan gambar-gambar berresolusi tinggi memerlukan pengolahan yang cermat juga dari prosesornya PC tipe Grafis).
  • Pemakai Perusahaan - Engineering
Pada dasarnya PC untuk kebutuhan Engineering mirip dengan yang untuk keperluan grafis. Mungkin kartu VGA bisa disesuaikan dan tidak perlu terlalu bagus (PC tipe Grafis.
  • Game Center (PC tipe Grafis)
  • Warnet (PC tipe Standar)
  • Rental (PC tipe Standar)
  • Pribadi / Rumah (pc tipe Multimedia)
Secara umum pengguna diatas dapat dikelompokkan lagi atas:
  • Pengguna bisnis
  • Pengguna rumahan
Perbedaaan utama pengguna komputer bisnis dengan pengguna rumahan adalah saat memilih fitur OS. OS untuk pengguna bisnis mempunyai fitur untuk dikelola secara terpusat dan koneksi ke jaringan perusahaan/jaringan komputer yang lebih besar. Sedangkan PC untuk pengguna rumahan lebih ditekankan ke fungsi multimedia. Secara umum OS Windows untuk korporasi lebih mahal daripada OS Windows untuk rumahan. Kalau di Linux, untuk rumahan anda bisa memilih Ubuntu, sedangkan untuk korporasi bisa memilih distro Fedora. Untuk server di korporasi tersedia lebih banyak pilihan.


Beberapa mitos:
  • Prosesor AMD panas. Ini adalah masalah tahun 1995++. Sekarang ini sejak tahun 2000, hal-hal seperti ini tidak terjadi lagi. PC saya yang dibeli tahun 2002 adalah AMD AthlonXP 1800+ yang sampai 2008 ini masih tetap fit.
  • Lebih baik beli prosesor Intel Celeron agar nanti kalau ada duit lebih bisa di upgrade ke Intel prosesor yang lebih bagus. Pemikiran ini tidak salah, tapi sayangnya tipe prosesor dan model tapakan prosesor berkembang sangat cepat. Jadi setelah satu atau dua tahun, kemungkinan model prosesor yang kompatibel dengan tipe tapakan prosesor di mainboard anda sudah tak ada lagi di pasaran. Sementara itu anda "menderita" karena PC berkinerja rendah. Jadi jika anggaran terbatas, beli saja PC berprosesor AMD.
  • Kecepatan Prosesor sangat penting. Teori ini sudah dipatahkan AMD yang membuktikan bahwa kecepatan PC keseluruhan bergantung pada banyak faktor. Mulai dari cache memory, kecepatan prosesor, dan kecepatan transfer data di memory dan prosesor. Diluar itu kecepatan harddisk juga termasuk faktor I/O yang perlu diperhitungkan jika data/aplikasinya besar. Saat ini terbukti bahwa tema jualan prosesor sekarang adalah CORE, bukan lagi pada kecepatan.
  • Prosesor Intel Core2Duo bagus untuk anda. Ini pernyataan yang bisa menyesatkan. Memang secara kinerja, untuk jajaran prosesor dua core / dua inti, Intel Core2Duo memang paling bagus. Ini hal wajar, karena prosesor Core2Duo besutan Intel adalah seri paling baru dari semua prosesor berinti dua, sedangkan seri AMD Athlon64 X2, Pentium Dual Core, dan Intel Core Duo, adalah generasi pertama/sebelumnya. Tetaplah berpegang pada prinsip bahwa yang anda beli adalah yang anda butuhkan. Biasanya prosesor yang baru keluar harganya masih lebih tinggi dari pada prosesor sejenis sebelumnya.

Anjuran:
  • Tidak rugi membeli RAM/Memory dengan ukuran yang lebih besar. Sistem PC 32bit standarnya bisa mengenali memori sampai 2 GB. Sistem PC 64bit bisa mengenali memori lebih banyak lagi.
  • Harga LCD untuk monitor komputer makin turun. Selain sangat hemat tempat, LCD juga lebih hemat pemakaian listrik daripada monitor CRT sampai setengahnya. Dan LCD tidak mempunyai radiasi, jadi juga lebih sehat untuk mata anda. Kemampuan resolusi LCD beda dengan CRT. Monitor LCD 15" mempunyai resolusi yang sama dengan monitor CRT 17", sedangkan harga monitor LCD 15" kira-kira tidak sampai 2x harga monitor CRT 17".

Itu saja dulu.

Tidak ada komentar: