Selasa, Februari 26, 2008

Menggunakan VLOOKUP Di OpenOffice.org

VLOOKUP adalah fungsi untuk mencari suatu nilai di suatu tabel rujukan berdasarkan nilai di suatu sel.
Tabel rujukan untuk VLOOKUP ini terdiri dari beberapa kolom dengan
satu kolom paling kiri sebagai rujukan kunci untuk pencarian, dan kolom lainnya di sebelah kanan sebagai nilai yang dicari.

=VLOOKUP(Search criterion;array;index;Sort order)
=VLOOKUP(Kriteria pencarian; array; index; Pengurutan)


Kriteria pencarian adalah nilai yang dijadikan dasar pencarian untuk dicocokkan dengan kolom pertama di tabel rujukan.
Array
adalah tabel rujukan, bisa dalam format rentang sel, bisa juga menggunakan RANGE yang sudah dibuat untuk suatu tabel. Minimal terdiri dari dua kolom.
Indeks
adalah nomor kolom di tabel rujukan yang akan diambil nilainya. Nomor kolom paling kiri adalah 1, seterusnya dihitung berurut ke kanan.
Pengurutan
adalah parameter tambahan yang tidak harus digunakan. Diisi dengan nilai boolean FALSE (atau 0) jika kolom pertama (kolom kunci) tabel rujukan tidak dalam kondisi urut. Kosongkan jika kolom rujukan tersebut dalam kondisi urut.

Tabel rujukan dengan kolom kunci terurut mempercepat pencarian dan selalu akan menghasilkan nilai walaupun jika data yang dicari tidak ada, maka akan memberikan nilai paling mendekati atau nilai paling bawah. Di tabel rujukan yang tidak terurut, data pencarian harus persis sama (Exact Match), jika tidak akan muncul pesan Error: Value Not Available.

Contoh penggunaan:

  • Tabel rujukan Lookup. Perhatikan rentangan kolom dan barisnya.


  • Contoh pemanggilan fungsi VLOOKUP ke tabel rujukan di atas. Parameter pertama VLOOKUP yaitu "kriteria pencarian" yang terlihat pada contoh adalah sel G30 yang merujuk ke NPSN no. 1. Parameter keduanya (array) adalah rentangan nilai ke tabel rujukan diatas. Parameter terakhir (indeks) adalah 2, yaitu kolom nilai yang diambil dari tabel rujukan.


Database Range dapat dibuat untuk menggantikan parameter array di formula VLOOKUP. Cara membuatnya dapat dilihat di sini.


Dengan menggunakan DATABASE RANGE, parameter kedua dari VLOOKUP bisa digantikan dengan nama DATABASE RANGE.


Ringkasan mengenai VLOOKUP:

Formula
Sel H36 = VLOOKUP(G36; SD_MI.B3:E382; 2; 0) ------> SD_MI adalah nama sheet.
Sel H37 =VLOOKUP(G37; B2:E26; 2)
Sel H38 =VLOOKUP(G38; B10:E34; 2; 0) -----> tambahan parameter nol untuk tanda urut.
Sel H39 =VLOOKUP(G39; 'file:///home/teguh/Docs-Infrastructure/Projects/OpenOffice/OOoTutorial/MasterData_SD_SBR.ods'#$SD_MI_TidakUrut.B3:E382; 2; 0)


Berdasarkan kondisi kolom kunci di tabel rujukan:
  • VLOOKUP dengan kolom kunci di tabel rujukan dalam kondisi terurut.
  • VLOOKUP dengan kolom kunci di tabel rujukan dalam kondisi tidak terurut.
Berdasarkan lokasi tabel rujukan:
  • VLOOKUP dalam sheet yang sama.
  • VLOOKUP antar sheet di berkas .ODS yang sama.
  • VLOOKUP antar berkas .ODS.


(klik gambar untuk menampilkan gambar diperbesar)



Catatan: dicobakan di OpenOffice.org 2.3.1 dan 2.4 rc1.


Lihat juga Contoh Vlookup yang lain.

Tidak ada komentar: