Kamis, Juni 12, 2008

KRL Malam Jakarta Serpong

Alhamdulillah kemaren malam jadi juga mencoba KRL malam. Awalnya sudah mau mencobanya sedari hari pertama diluncurkan, 9 Juni 2008, tetapi pas lagi jadi nebengers, sehingga tertunda sampai tadi malam.

Jam 20an dari depan gedung Manggala Wanabakti jalan kaki ke stasiun Palmerah, cukup sepi, biasanya kalau sore jam 18an susah menyeberang jalan dan tidak ada zebra cross-nya.

Jadwal KRL Ekonomi AC malam ini di stasiun Palmerah jam 21.06. Calon penumpang lumayan banyak, semua tempat duduk di peron 1 terisi dan beberapa lainnya terpaksa berdiri, atau duduk di peron 2. Kelihatannya para calon penumpang ini ada yang baru selesai olahraga, ada mahasiswa, ada karyawan lembur, ada juru kamera dari TVRI. Tidak ada pedagang asongan kecuali tukang koran, suasana stasiun juga cukup terang.

Para calon penumpang di Palmerah ini rata-rata disiplin membeli tiket yang seharga Rp. 6000,-, terlihat semuanya yang baru datang langsung mengunjungi loket tiket.

Sampai jam 21:20 masih ada yang datang. Jam 21:20? Ya, KRL malam ini akhirnya datang jam 21:25, telat sekitar 20 menit dari jadwal yang diberikan. Kursi penumpang sudah terisi lebih dari separoh, sehingga banyak juga penumpang dari stasiun Palmerah yang tidak kebagian tempat duduk.

Sekilas, rangkaian KRL yang yang digunakan bukanlah rangkaian KRL ekonomi AC Ciujung seperti biasanya, sepertinya ini rangkaian KRL express yang di set jadi ekonomi AC. Untuk masalah keamanan, PT KA sepertinya memang tidak main-main, terlihat ada dua petugas brimob lengkap dengan senjata laras panjang. Belum lagi petugas-petugas keamanan KA yang tinggi tegap, hilir mudik dari gerbong ke gerbong, mengamati penumpang di tiap gerbong. Malam tadi tidak ada pemeriksaan tiket. Tapi seorang pedagang asongan yang ikutan naik, ditanyain karcis oleh petugas.

Perjalanan KRL malam ini terasa cepat, mungkin karena jarak jadwal yang cukup lama sehingga tidak perlu menunggu KA di depannya. Di stasiun Kebayoran KRL berhenti sebentar untuk menaikkan beberapa penumpang.

Jam 21:40 KRL berhenti di Pondok Ranji. Masih banyak tukang ojek dan angkot S10 (putih) dan S08 (merah) yang menunggu di depan stasiun.

Senang juga PT KA mau mendengarkan permintaan penumpang untuk penambahan jadwal malam ini. Mudah-mudahan berikutnya PT KA juga menambahkan KRL ekonomi AC untuk jadwal pagi sebelum KA lansam pertama.

1 komentar:

Anonim mengatakan...

Cari-cari rute ke manggala wanabakti yang paling enak dari bekasi. Alhamdulillah terdampar di quantan.

Ternyata ada stasiun palmerah yg nempel di manggala wanabakti. Kmaren2 udah melototin wikimapia tapi baru abis baca posting ini baru nemu ada rel ya ternyata...

Jadi lebih enak nih kalo bisa naik kereta.
Makasih bro..