Selasa, Juni 24, 2008

Struktur folder di Linux dan di Windows sama

Struktur folder di Linux dan di Windows sama. Tidak percaya?

Secara umum struktur folder di Windows sebagai berikut:

----root directory--- C:\---
------- Document and Settings
----------- User01

----------- User02
----------- dst..
------- Program Files

----------- Aplikasi01
----------- Aplikasi02
----------- dst..

------- WINDOWS

Semua data user seperti MyDocument, MyPictures, MyVideos, MyMusic, dll disimpan dibawah folder "Document and Settings\Nama_User\"
Folder "Program Files" berisi berkas instalasi semua aplikasi.
Folder "Windows" berisi berkas system windows.

Sedangkan di Linux adalah sebagai berikut:

---root directory---Root Folder---
------bin

------boot
------dev
------etc
------home

---------user01
---------user02

---------dst..
------lib
------lib64
------media

---------cdrom01
---------cdrom02
---------usbdisk01

---------usbdisk02
---------cardreader01
---------cardreader02
---------dst...
------mnt
---------mount01
---------mountedpartisi02
---------dst...
------opt

------proc
------sbin
------sys
------tmp
------usr
------var


Pusing? Sebetulnya beberapa folder boleh dikata tidak perlu dilihat user, jadi bentuknya kira-kira begini:

---root directory---Root Folder---
------home
--------user01
--------user02
--------dst..

------media
--------cdrom01

--------cdrom02
--------usbdisk01
--------usbdisk02
--------cardreader01
--------cardreader02
--------dst...
------mnt
--------mount01
--------mountedpartisi02

--------dst...
------opt
------sbin
------tmp
------usr


Folder home untuk menyimpan data user, folder media untuk list media portabel seperti CD dan USB disk. Folder mnt untuk mount partisi tambahan atau partisi jaringan. Folder tmp untuk menyimpan temporary, folder usr dan opt untuk meletakkan berkas-berkas aplikasi yang dipasang user. Folder sbin adalah lokasi berkas-berkas system Linux.

Jadi, pola umumnya sebagai berikut:
---- root directory ----
-------- home
-------- aplikasi

-------- system


Lalu dimana drive D,E,F,dst..?

Drive adalah peninggalan sistem operasi DOS yang terbawa ke zaman sekarang. Kelemahan drive ini adalah jumlahnya yang terbatas sebanyak jumlah alphabet [A..Z]. Kalau komputer anda terkoneksi ke suatu folder di jaringan yang di mapping ke folder lokal sebagai drive tertentu, kemudian juga ada multi drive card reader, ditambah USB disk, dll, cukup kah drive yang tersedia?

Saat awal menggunakan Linux saya juga rada kagok dengan struktur direktori di Linux karena sejak jaman DOS 3.x, NOVELL NETWARE 3.x/4.x, sampai versi Windows sekarang ini sudah terbiasa dengan struktur direktori bawaan Ms DOS/Ms Windows ini. Tapi lama-lama terbiasa dan merasa nyaman juga, apalagi ketika penggunaan di jaringan komputer perusahaan.

Di Windows 2000 ke atas sudah bisa me-mount suatu partisi ke suatu folder, seperti berikut:



Semoga bermanfaat.

Tidak ada komentar: