Rabu, Agustus 13, 2008

Kemacetan : Biaya Operasional Polantas dari Pemda

Sering merasakan kemacetan kota Jakarta? Bagi yang tinggal di Jakarta ini bukan hal aneh lagi, sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari, bahkan kadang sudah pasrah saja karena masalahnya seperti terowongan tak berujung, tak kelihatan sumber masalahnya.

Setiap sore saya selalu melalui beberapa jalur macet Jakarta. Mulai dari lampu merah Pancoran, Kuningan-Mampang, dan Taman Ria/MPR Senayan menuju Slipi.

Kalau polisi lalu lintas (polantas) cukup banyak dan aktif mengatur pengendara motor dan mobil serta angkutan umum yang sering tidak disiplin, kemacetan tidak terlalu lama terjadi. Tapi kalau polantas sedang tidak ada atau cuma melihat dari jauh saja, alamat bakal lama macetnya, karena sering rebutan, mencuri jalur, antar sesama pengguna jalan.

Apakah harus setiap hari polisi harus mengurus lalu lintas turun ke setiap persimpangan jalan? Bayangkan, lima hari kerja, di jam sibuk pagi dan sore, harus ada banyak polisi agar lalu lintas teratur. Terlalu melelahkan kalau setiap hari sepanjang tahun bertugas di tengah polusi yang sangat tinggi di setiap persimpangan jalan yang macet.

Mestinya polantas hanya memantau saja, memastikan kondisi lalu lintas lancar, dan mengantisipasi kalau ada masalah.

IMHO, salah satu sebab lambannya tindakan dari pemda mengatasi kemacetan lalu lintas adalah karena khusus biaya operasional Polisi Lalu Lintas tidak langsung dari Pemda. Sehingga kalaupun terjadi kenaikan, pihak pemda tidak merasakan dampak langsungnya.

Padahal, biaya operasional polantas di jalur-jalur macet bisa sangat tinggi mengingat aktifitasnya yang berat dan lama, biaya kesehatan karena bekerja di tengah polusi tinggi, biaya transportasi dan mobilitas untuk menjangkau titik-titik kemacetan. Secara fisik dan emosi juga akan sangat melelahkan polisi.

Dengan ditanggungnya biaya operasional polantas ini ke Pemda, minimal pihak pemda sadar jika biaya ini terus naik berarti kualitas layanan lalu lintas di daerahnya makin tidak baik. Dari sisi lain juga bisa meminimalisir pungli dari polisi untuk menutupi biaya operasionalnya.

* dari lamunan setengah tidur setiap sore antara cawang dan senayan.

Tidak ada komentar: