Kamis, Juli 23, 2009

Power Supply Ideal Untuk Server

Berapa ukuran power supply ideal untuk sebuah server? Hal ini beberapa waktu ini jadi pertanyaan saya. Awal masalahnya adalah bermasalahnya sebuah server X (dual xeon dual core, memori 14 GB, 2x136 GB SAS 15000 rpm + 1x73 GB SAS 15000 rpm + 1 TB SATA, dual gigabit NIC).

Masalah yang sering terjadi adalah sering hilangnya harddisk dari deteksi OS (ms. windows 2003 server R2 x64) ditandai dengan pesan "Disk 0 unknown - not initialized". Saat kejadian masalah ini, daya power supply terpasang di server adalah 480 Watt.

Sedikit latar belakang, server ini pada awalnya hanya punya satu prosesor intel Xeon dual core dan satu disk SAS 73 GB, memori 2 GB. Perkembangan berikutnya berturut-turut prosesor kedua, memori 2x2 GB, harddisk SAS 146 GB 15000 rpm, memori 2x4 GB, harddisk SATA 1 TB. Sampai titik ini mulailah terjadi masalah ketidak stabilan sistem, seperti disk SATA yang tiba-tiba tidak bisa digunakan dan tidak dikenali oleh OS walau cuma untuk backup data, pernah juga restart tiba-tiba.

Karena diduga masalahnya adalah power supply/catu daya yang kurang, maka PSUnya diganti dengan PSU corsair 750 watt seharga hampir 2 jeti. Kemudian kabel pasokan daya untuk disk enclosure-nya juga dibuat dua sumber, bukan hanya satu sumber dengan 2 cabang seperti sebelumnya. Alhamdulillah sejauh ini masih stabil jalannya.

Pelajarannya:
  • Penambahan perangkat yang banyak menguras daya seperti prosesor dan harddisk perlu pengecekan kemampuan power supply.
  • Power supply adalah komponen vital server, jangan berspekulasi dengan keandalannya.

Tidak ada komentar: