Minggu, Februari 03, 2013

Pengukuran Kinerja dalam Manajemen Proyek

Ikhtisar dari beberapa artikel mengenai Manajemen Proyek yang saat ini ditulis sesuai dengan kebutuhan saya.

Manajemen Kinerja

Manajemen kinerja menyediakan kerangka kerja untuk:

  • Membangun tujuan kinerja.
  • Alokasi dan prioritas sumberdaya.
  • Menginformasikan manajemen tentang kebutuhan untuk berubah.   
  • Berbagi informasi tentang kinerja hasil hal-hal yang diusahakan.   

Kinerja proyek diukur untuk:
  • Memantau dan mengontrol kinerja proyek. 
  • Mencapai keselarasan antara tujuan organisasi dengan tujuan proyek.
  • Menggerakkan perbaikan proses.
  • Memaksimalkan kefektifan usaha-usaha proyek. 
  • Meningkatkan kolaborasi lintas-fungsi.

Filosofi pengukuran:

  • What is sufficient?
  • Who owns the measure?
  • What are the risks?
  • What is strategic value? 
  • Which Executive? 
  • Which Sponsor? 

KPI Yang Efektif

KPI yang bermakna seharusnya:
  • Berorientasi tujuan. 
  • Bisa diterapkan pada proses, proyek, dan sumberdaya. 
  • Diterjemahkan berdasarkan konteks, lingkungan, dan tujuan organisasi. 
  • Memantau dan mengendalikan perubahan 

Aturan dasar:  Kembangkan KPI anda untuk menjawab pertanyaan manajemen anda.

Contoh scorecard Manajemen Proyek:

Kinerja Bisnis

  • Market Impact, cost savings, projected business benefits 
  • Financial impact, such as ROI, NPV and CBA 
  • Organizational Impact such as resource expansions or reductions, support required and business unit impacts 
  • Strategic Impact such as targeting market share, improved infrastructure or cost control, legal and regulatory requirements 

Kinerja Proyek

  • Cost to be spent, with expected milestones, cost types (internal, external, cost center transfers), and cost variances 
  • Schedule requirements to provide maximum business impact, major milestones or deliveries, and schedule variances 
  • Scope requirements to identify each high-level REQUIRED scope item authorized by the business 
  • Quality metrics, such as defect rate, rework, Quality Control and Quality Assurance metrics  

Kinerja Tim Proyek

  • Communication channel effectiveness, clarity, timeliness and openness 
  • Resource Management metrics such as utilization, gaps, downtime, chargeability, profitability 
  • Team Dynamics metrics such as information sharing , team norms, meeting attendance, mutual support







Tidak ada komentar: