Sabtu, November 16, 2013

Root Android Lokal

Ponsel Android lokal, merek IMO seri S68 ini sudah hampir setahun saya pake. Sejauh ini tidak ada masalah berarti, hanya sempat ganti kaca karena jatuh dan retak sampai touchscreen-nya tidak respon sama sekali.

Ponsel Android murah biasanya mempunya keterbatasan memori internal, yang sayangnya tidak bisa di substitusi oleh memori external seperti SD Card, yang class 10 sekalipun. Memori sebesar 512 MB ataupun 389 MB sangat cepat terpakainya. Ruang sisa (free space) di memori internal ini yang nyaman minimal sekitar 30-50 MB. Karena itu apps yang tidak bisa di pasang di kartu SD akan memakan ruang di memori internal ini.

Berikut rekaman proses root dan un-root.

Proses root, akan ada pesan jika handset ini sudah di-root. Hasil dari proses root ini akan terpasang apps superuser dan beberapa apps lain seperti apps untuk menjelajah file-system android.


Proses un-root, mencabut kembali apps superuser, otomatis akses ke sistem android langsung dibatasi,


Proses unroot dengan MTK Droid.


Syarat utama untuk proses Root-Un-Root :

  1. driver ADB agar perangkat android terdeteksi di PC windows.
  2. perangkat Root, seperti MTKDroid ataupun SRSROOT.
Kendalanya, installer SRSROOT dideteksi sebagai ancaman oleh symantec dan norton internet security, dan langsung di karantina. 





Tidak ada komentar: