Sabtu, Januari 17, 2015

Pentingnya Memblokir STNK Kendaraan di Zaman Pajak Progresif

Agak kaget saya di bulan Januari 2015 ini mendapati pajak kendaraan yang naik sampai 500 ribu lebih dari tahun lalu. Ada sedikit catatan yang berbeda di surat Pajak Kendaraan Bermotor ini, ada informasi bahwa ini bukan kendaraan satu satunya, dan ada juga data kendaraan sebelumnya yang sudah berpindah tangan 2 tahun lalu.

Ada dua kemungkinan penyebabnya, pertama, si pembeli kendaraan saya sebelumnya tidak mengurus balik nama kendaraannya sehingga masih atas nama saya, atau malah belum bayar pajak kendaraan bermotor padahal sudah lebih dari setahun.

Kedua, sistem pencatatan di SAMSAT kabupaten Bekasi ini yang baru mengintegrasikan data pemilik kendaraan di tahun ini namun sayangnya tidak update, sehingga baru di tahun ke-2 setelah saya melepas kendaraan yang sebelumnya, saya terdata terkena pajak progresif.

Apapun sebabnya, ini tidak bisa dibiarkan. Jumlah selisih 500 ribu - 600 ribu adalah sesuatu yang sangat besar bagi saya. Jalannya, perlu di urus pemblokiran STNK kendaraan sebelumnya, dengan membuat surat pernyataan yang menyatakan kendaraan mana yang masih milik saya, dan kendaraan mana yang sudah tidak dalam penguasaan saya lagi, bermaterai 6000.

Alhamdulillah bayar pajaknya ndak mepet-mepet banget, sehingga waktu 2 hari untuk mengurus pemblokiran dan pembayaran pajaknya tidak sampai melewati batas akhir hari pembayaran PKB.

Tidak ada komentar: